Tuesday, 28 July 2015

Ulasan Ringkas Teknologi Bata Ringan

Tekonologi pembuatan Bata Ringan yang populer beredar dipasaran saat ini adalah 
AAC, AutoClave Aerated Concrete dan CLC, Cellular Lightweight Concrete

AAC, AutoClave Aerated Concrete

Menggunakan alumunium pasta sebagai pengembang. Pengerasan dilakukan dengan memasukkan kedalam chamber bertekanan dengan suhu tinggi atau disebut Autoclave. Inilah yang membuat teknologi ini menjadi sangat mahal dan tidak fisible dibuat untuk sekala mengengah dan kecil.

CLC, Celular Lightweight Concrete

Teknologi ini menggukan busa (microbuble) yang dihasilkan mesin Foam Generatormenggunakan bahan baku Foam Agent yang diencerkan dengan air. Foam ini dicampurkan kedalam adonan semen-pasir selama proses pengadukan dengan Mixer khusus bata ringan. Pengeringan dilakukan hanya dengan diangin-anginkan selama 10 jam untuk bisa dikeluarkan dari cetakan / molding bata dan disimpan ke tempat pengerasan (curring area). Bata ringan CLC ini dapat digunakan pada konstruksi setelah berumur 20 hari. 

Teknologi CLC ini cukup sederhana sehingga investasi sangat jauh lebih murah dibandingkan dengan teknologi AAC. Teknologi CLC inilah yang kami tawarkan sebagai investasi yang cukup menarik saat ini. 

Membuat bata rigan CLC bukanlah sesuatu yang sangat sulit, tapi juga bukan sesuatu yang asal-asalan pun jadi. Dibutuhkan kejelian dalam memilih material, bentuk adonan saat mencampur, ketelitian timbangan dan kesabaran serta disiplin. 

Teknologi ini tidak hanya terbatas pada pembuatan batu bata, tapi juga bisa digunakan untuk insulator panas pada atap, dinding precast, dinding cor langsung, elevasi lantai, lantai bangunan dan masih banyak kegunaan lainnya. Silahkan kunjungiTeknologiBetonRingan.com untuk mengetahui kegunaan / aplikasi CLC yang lain.

Bahan Baku Bata Ringan CLC

Semen - Pasir - Air - Foam Agent

Dimungkinkan untuk menggunakan bahan-bahan murah lain yang tersedia didaerah masing-masing

Proses Produksi Bata Ringan CLC

Semen + Pasir + Air diaduk dalam mixer hingga rata.

Masukkan Foam yang dihasilkan dari Foam Generator dengan bahan baku Foam Agent(diencerkan dengan air) kedalam mixer. Aduk terus hingga rata.

Tuang adonan ke cetakan dengan bantuan bucket cor kemudian ratakan permukaannya.

Biarkan selama + 12 jam.

Buka bata dari cetakan, letakkan bata di tempat perawatan (curing area), tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Siram-siram selama 10 hari.

Hari ke 15 sampai hari ke 20 simpan bata ditempat teduh.

Analisa Bisnis Produksi Bata Ringan CLC

Estimasi Baya Produksi dan Laba untuk 1 m3 bata :

5 Sak Semen (250 kg)Rp.375.000,-(Menggunakan pasir kualitas sedang)
1/3 m3 PasirRp.90.000,-
0.8 kg Foam AgentRp.20.000,-
ListrikRp.10.000,-
Ongkos PekerjaRp.40.000,-(borongan)
Ongkos KirimRp.40.000,-
--------------------------------------------------------
Total biaya produksiRp.575.000,-/ m3
--------------------------------------------------------
Harga jualRp.650.000,-/ m3 (diantar)
KeuntunganRp.75.000,-/ m3

Estimasi laba bersih untuk produksi/bulan (24 hari kerja)

Kapasitas 5 m3/hariRp.9.000.000,-/ bulan
Kapasitas 10 m3/hariRp.18.000.000,-/ bulan
Kapasitas 15 m3/hariRp.27.000.000,-/ bulan
Perhitungan per Januari 2015

Catatan :

Penggunaan semen bisa diantara 4 sak samai 6 sak tergantung dari kualitas pasir yang digunakan.

Harga material yang digunakan merupakan perhitungan berdasarkan harga-harga di Jakarta Januari 2015.

Hitungan diatas bisa berbeda, tergantung harga material, pekerja dan lahan dimasing-masing daerah.

Setelah 20 hari bata siap untuk di jual.

Kebutuhan Modal Material Bata Ringan CLC

Proses pengeringan = 20 hari = total hari produksi tanpa income
Biaya produksi = Rp.575.000,- /m3
Dana produksi = 14 x Rp.575.000,= Rp.8.050.000,- /m3 /14 hari

Total Modal Kerja Produksi :

Kapasitas 5m3 = Rp 40.250.000,- /14 hari
Kapasitas 10m3 = Rp 80.050.000,- /14 hari
Kapasitas 15m3 = Rp 120.750.000,- /14 hari

Untuk amannya asumsikan untuk 20 hari.
Jika bata ringan dihutangkan kepada customer, maka jumlah hari menjadi 20 + lama hutang.

Kebutuhan Lahan Pabrik Bata Ringan CLC

Dibutuhkan lahan + 150 m2 untuk setiap 1 m3 produksi.

Perincian:

Fondasi Mixer (ukuran fondasi bisa dilihat di bagian product mixer)
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Proses Mixing 10 m2 untuk satu mixer
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Pengecoran 2.5 m2 untuk satu cetakan
Lantai Kerja floor beton beratap untuk Curing Area 100 m2 untuk 1m3 produksi
Lahan terbuka untuk stock barang jadi 3 m3 untuk 1m3 produksi
Lahan terbuka untuk stock pasir dan bak cuci pasir

Kebutuhan lain :

Tandon air minimal 1m3 yang harus terisi penuh (ada pompa pengisi)
Gudang semen
Kantor

Cotoh :

Untuk kapasitas 10m3 dengan satu mixer dibutuhkan lahan sekitar 2000 m2 dengan perincian :

Lantai beton dengan atap :

untuk mixing 10 m2
untuk pengecoran 200 m2
untuk curring 1000 m2

Ruang Terbuka (lapangan) :

Stock barang jadi 300 m2
Stock pasir 50m2
Gudang Semen 30m2
Sisa untuk, kantor dan akses jalan

Contoh Design Layout Pabrik

Infrastruktur Pabrik Bata Ringan CLC

Lahan Stock Pasir
Gudang Semen
Gudang Foam Agent
Kantor administrasi
Bedeng + MCK pekerja
Shelter / atap untuk mixing material
Shelter / atap untuk area curing
Lahan untuk stock bata siap jual

Workshop KipLight

Kami siap membantu anda dalam pengadaan mesin dan peralatan Produksi Bata Ringan CLC.




Workshop KipLight

sumber : http://www.mesinbataringan.com/

No comments:

Post a Comment